Pada akhirnya nanti, aku akan sampai pada titik di mana aku harus bangun dari segala mimpi.
Pada akhirnya nanti, aku harus menyadari bahwa ada hal-hal yang telah disediakan namun bukan untuk aku miliki.
Pada akhirnya nanti, aku yang harus memilih untuk memperjuangkanmu hingga letih, atau mempersiapkan diri untuk kemudian pergi.
Pada akhirnya nanti, aku akan menemui saat-saat di mana sudah tidak memungkinkan lagi untuk memperjuangkan.

